a. Motivasi perilaku manusia
Motivasi secara umum yakni, motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Motivasi muncul karena adanya kebutuhan yang dirasakan oleh konsumen. Kebutuhan muncul karena konsumen merasakan ketidaknyamanan antara yang seharusnya dirasakan dan yang sesungguhnya dirasakan. Kebutuhan yang dirasakan tersebut mendorong seseorang untuk melakukan tindakan pemenuhan kebutuhan tersebut, hal inilah yang disebut dengan motivasi. Misalnya: faktor diri konsumen (lapar, haus, dan seks), faktor luar konsumen (iklan radio, aroma makanan restoran).
b. Klasifikasi kebutuhan dan strategi pemasaran
Dalam memenuhi kebutuhan setiap konsumennya, para produsen menyusun berbagai cara jitu guna dapat memmancing pelanggannya untuk tetap setia menggunakan produk baik barang atau jasa yang ditawarkan. Oleh karena itu, produsen memperhatikan motivasi serta strategi yang akan ditawarkan. Dalam hal ini, motivasi dan strategi pemasaran memiliki dua teori, yaitu:
· Segmentasi, pemasar bisa menggunakan teori Maslow sebagai dasar untuk melakukan segmentasi pasar. Produk atau jasa yang dipasarkan bisa untuk target pasar berdasarkan tingkat kebutuhan konsumen. Contoh: mobil sedan mewah seperti Mercedez, BMW, Jaguar, Lexus, dll. Handphone tercanggih seperti Blackberry Torch, Samsung Galaxy serta berbagai telepon seluler yang dilengkapi dengan sistem operasi android.
· Positioning, hierarki kebutuhan dari Maslow bisa dimanfaatkan untuk melakukan positioning produk. Positioning adalah citra produk yang ingin dilihat oleh konsumen. Kunci dari positioning adalah persepsi konsumen terhadap produk. Contoh: kacang dua kelinci yang mempositioningkan produknya dengan slogan “Pelopor Kacang Garing”, jamu tradisional Sidomuncul yang mempositioningkan produknya dengan slogan “Orang Pintar minum Tolak Angin”.
Sumber:
Id.wikipedia.org
moebarak.files.wordpress.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar